Yang membuat saya terinspirasi untuk berani membuat Blog yang nantinya akan saya isi dengan cerita di balik prangko-prangko yang saya miliki adalah kejadian kemarin sore (10 Januari 2014). Ketika saya di salah toko buku bekas di daerah Tebet, berjodoh dengan dua album Prangko yang isinya sangat banyak (menurut saya).
Tentang dua album itu biarlah nanti saya jadikan postingan tersendiri. Sepulangnya dari toko buku, akhirnya saya mencari informasi seputar Prangko. Dan yang membuat saya sadar kalau saya benar-benar tidak tahu kalau penulisan yang benar tanpa mengunakan huruf "e". Prangko bukan perangko.
Saya suka mengumpulkan Prangko, tapi saya tidak berani mengaku kalau saya ini adalah filatelis. Karena saya merasa sangat jauh bila dibanding dengan para filatelis sesungguhnya. Saya hanya merasa senang ketika dapat prangko baru. Tapi kalau orang yang suka mengumpulkan Prangko memang disebut Filatelis, berarti saya hanya Filatelis ecek-ecek :)
Mungkin cukup berbaris-baris kalimat diatas menjadi Postingan perdana buat Blog ini. Semoga saya bisa selalu mengisi Blog ini dengan menceritakan tentang bagaimana secarik prangko bisa sampai ketangan saya. Atau setidaknya saya memberi gambar Prangko dan memberitahu kata apa saja yang tertera diatas prangko tersebut.
SALAM HORMAT SAYA.
baru tau.. berarti selama ini salah..
BalasHapusmsh kah ada waktu..???
Gak ada kata terlambatkan untuk pengetahuan :)
Hapus