Ketika kecil, saya sangat asing dengan Kantor Pos. Dan ini menjadi suatu yang terkadang saya sayangkan. Tapi, memang keadaan ketika itu mengharuskan seperti itu, dan kurangnya pengetahuan tentang Kantor Pos dan benda-benda pos. Tapi ketika ada pelajaran yang membahas tentang philateli/filateli saya tertarik langsung, tapi belum tau harus berbuat apa untuk mewujudkan Prangko-prangko untuk dikumpulkan. Ya selain tak ada uang untuk membeli langsung. :) :(
Ketika ada saudara yang mendapatkan surat, saya langsung meminta Prangkonya. Dan itu menjadi prangko pertama yang saya miliki. Tapi entah kemana prangko itu sekarang karena waktu itu umur saya baru memasuki belasan.
Kantor Pos sebenarnya sangat dekat dan mudah dijangkau. Kantor Pos ada di sebelah pasar yang ada di desa saya. Desa Mopuya. Tapi, yaah lagi-lagi karena ketidakkenalan saya dengan kantor pos maka saya hanya tahu dan bisa melihat dari luar ketika melintas di depannya.
Tapi sekarang saya sangat akrab dengan kantor yang ada dimana-mana ini. Alhamdulillah sudah banyak kantor pos yang sudah saya datangi. Termasuk Kantor Pos besar di Surabaya juga kantor pos Fatahillah di Kota Tua Jakarta. Entah sudah berapa kali saya menggunakan jasa kantor pos. Baik itu mengirim surat, mengirim paket dan lain-lain.
Dan saya setiap saya berada di Kantor Pos, daya merasa sangat senang dan senang memperhatikan setiap sudut di kantor pos.
Inilah sedikit cerita tentang hubungan saya dengan Kantor Pos.
kemarin baru dpt bngkisan yg d kirim lewat pos.. isinya wah wah..
BalasHapusHmnmmmm Pos ya... biasanya agak lama ya hehee
HapusSaya lebih suka pos daripada JNE and the genk :)