Sabtu, 25 Januari 2014

Mengenal Dunia Lain

Setelah beberapa muter-muter dengan Prangko, saya dipertemukan dengan satu dunia lagi.
Dunia Numismatik.
Satu dunia yang berkutat seputar koin dan semacamnya, juga uang lama.
dan dengan sangat mudah saya terjatuh lumayan dalam dunia baru ini. Tapi syukur saya bertemu dengan orang yang tepat untuk mengumpulkan uang kertas lama, dengan seorang yang lumayan sudah berumur yang berbaik hati memberi harga yang terjangkau dengan lembaran yang lebih tua dari saya.. Hmmm Semoga pencarian ini tidak terlalu menggilakan saya sehingga menduakan yang lain.

Kamis, 23 Januari 2014

Prangko 1979 Pelita, Pengembangan Industri

Postingan ini mengakhiri Postingan Prangko Soeharto
Pelita, Pengembangan Industri tertulis didalam Prangko ini
Prangko dengan nominal 125-,

Rabu, 22 Januari 2014

Prangko Soeharto Tahun 1993

Saya mempunyai duabelas lembar Prangko Soeharto cetakan tahun 1993.
Yaitu Prangko dengan angka nominal 150,- dalam prangkonya

Selasa, 21 Januari 2014

Prangko Soeharto Tahun 1990

Saya mempunyai enam lembar Prangko Soeharto cetakan tahun 1990.
Yaitu Prangko dengan angka nominal 140,- dalam prangkonya

Senin, 20 Januari 2014

Prangko Soeharto Tahun 1989

Saya mempunyai enam lembar Prangko Soeharto cetakan tahun 1989.
Yaitu Prangko dengan angka nominal 200,- dalam prangkonya

Minggu, 19 Januari 2014

Prangko Soeharto Tahun 1988

Saya mempunyai satu lembar Prangko Soeharto cetakan tahun 1988
Yaitu Prangko dengan angka nominal 1000,- dalam prangkonya

Sabtu, 18 Januari 2014

Prangko Soeharto Tahun 1987

Saya hanya mempunyai satu lembar Prangko Soeharto cetakan tahun 1987.

Prangko dengan angka nominal 50,- dalam prangkonya Tapi ada angka 55 yang di garis tengahi kemudian diganti dengan angka 50.

Jumat, 17 Januari 2014

Istilah Mint dan Used

Ada Istilah Mint dan Used dalam prangko.
Prangko Mint dan Prangko Used.
  • Prangko Mint adalah Prangko yang belum dipakai atau belum terbubuhi stempel pos.
  • Prangko Used adalah Prangko yang telah digunakan dan sudah ada tanda stempel posnya.
 Biasanya Prangko Mint lebih mahal dibanding dengan Prangko Used.

Prangko Soeharto Tahun 1986

Saya mempunyai dua lembar Prangko Soeharto cetakan tahun 1986.
Yang pertama dengan angka nominal 100,- dalam prangkonya
Yang kedua dengan angka nominal 300,- dalam prangkonya

Kamis, 16 Januari 2014

Ternyata ada Masa Jual dan Masa Laku untuk Prangko

Jujur saya baru tau tentang ini.
Setelah liat sana-sini saya sedikit tahu tentang Masa Jual dan Masa Laku Prangko. Anda juga mau tau ? Eh salah, Anda tentunya sudah tau dengan Masa Jual dan Laku Prangko. Tapi tidak salahkan bila saya tetap menuturkan apa yang baru saya kertahui.
 Sebelum membahas apa itu Masa Jual dan Masa Laku Prangko, ada baiknya bila mengetahui Prangko Definitif dan Prangko Non Definitif. 
Apa lagi itu Definitif dan Non Definitif ? asli saya juga baru tau hikz 

Prangko Soeharto Tahun 1985

Saya mempunyai enam lembar Prangko Soeharto cetakan tahun 1985.
Yaitu Prangko dengan angka nominal 140,- dalam prangkonya
 Ada tiga lembar untuk Prangko ini

Rabu, 15 Januari 2014

Prangko Soeharto Tahun 1983

Saya mempunyai tujuh lembar Prangko Soeharto cetakan tahun 1983.
Yang pertama dengan angka nominal 10,- dalam prangkonya



Selasa, 14 Januari 2014

Prangko Soeharto Tahun 1981

Saya mempunyai satu lembar Prangko Soeharto cetakan tahun 1981.
Yaitu Prangko dengan angka nominal 300,- dalam prangkonya

Senin, 13 Januari 2014

Prangko Soeharto Tahun 1980

Saya mempunyai tiga lembar Prangko Soeharto cetakan tahun 1980.
Yang pertama dengan angka nominal 50,- dalam prangkonya
 Yang kedua dengan angka nominal 75,- dalam prangkonya

Album putih, Prangko Indonesia

 Album Putih ini berisi khusus prangko lokal saja. Dan saya lebih senang dengan prangko Indonesia di banding dengan prangko luar negeri [setidaknya untuk sekarang, gak tau nanti kedepannya]

Ada 154 Prangko didalamnya, yang data lengkapnya seperti dibawah ini (hanya data)

Minggu, 12 Januari 2014

Diah Mukti Wirya Ningrum

Dua album prangko yang saya dapatkan di Tebet adalah milik satu orang yang bernama Diah Mukti Wirya Ningrum. Nama ini saya dapatkan dari kedua sampul dalam album tersebut.
Ada nama dan tanda tangan pemilik sebelum saya, dan ini tidak akan saya  hilangkan. awalnya saya sedikit bingung dengan kata Wirya pada nama tersebut. Awalnya saya kira Diah Mukti Winya Ningrum dan Diah Mukti Widya Ningrum.

Sabtu, 11 Januari 2014

Aku dan Kantor Pos

 Ketika kecil, saya sangat asing dengan Kantor Pos. Dan ini menjadi suatu yang terkadang saya sayangkan. Tapi, memang keadaan ketika itu mengharuskan seperti itu, dan kurangnya pengetahuan tentang Kantor Pos dan benda-benda pos. Tapi ketika ada pelajaran yang membahas tentang philateli/filateli saya tertarik langsung, tapi belum tau harus berbuat apa untuk mewujudkan Prangko-prangko untuk dikumpulkan. Ya selain tak ada uang untuk membeli langsung. :) :(

Bukan Perangko tapi Prangko

Saya tidak tahu banyak tentang Prangko. Bahkan saya baru tahu penulisan yang benar untuk kata Prangko. Yang memang dalam pengucapannya antara pengucapan kata "prangko" dan "perangko" hampir sama.

 Yang membuat saya terinspirasi untuk berani membuat Blog yang nantinya akan saya isi dengan cerita di balik prangko-prangko yang saya miliki adalah kejadian kemarin sore (10 Januari 2014). Ketika saya di salah toko buku bekas di daerah Tebet, berjodoh dengan dua album Prangko yang isinya sangat banyak (menurut saya).